Percobaan Merelakan

Hingga malam tiba, kau tak jua datang. Barangkali kau memang tidak ingin pulang, aku saja yang terlalu membiarkan harap berkembang. Maaf, ya. Sudah terlanjur melibatkanmu dengan perasaan yang rumit ini. Jatuh dan bangun dengan sendirinya, namun masih saja memimpikan suatu hari kau bersedia untuk jatuh dan bangun bersama. Terima kasih sudah menghargai perasaan konyolku sejauh … Lanjutkan membaca Percobaan Merelakan

Tahu Diri

Terlalu sering diabaikan, sakit juga ternyata. Sudah, ya? Saya manusia biasa yang mencoba sabar berkali-kali, namun akhirnya hati saya patah sendiri. Kamu sepertinya tak menaruh satu pun peduli pada tiap apa yang saya ceritakan. Baik, mari saya cukupkan. Tahu diri adalah satu-satunya jawaban pasti.   Pencinta Bintang, 7 Juli 2020.

Jaga Dirimu Baik-baik

Bagaimana cuaca di kotamu hari ini? Apakah kamu bisa istirahat dengan baik? Selama #dirumahaja aku jadi lebih gampang pusing, selain dipusingkan oleh tugas daring, aku juga pusing kalo terlalu banyak waktu kosong dan bikin bingung mau ngapain. Kalo manusia yang biasa hiperaktif di lapangan terus tiba-tiba disuruh mendep di rumah, alhasil jadi hiperaktif di dunia … Lanjutkan membaca Jaga Dirimu Baik-baik

Virus yang Bikin Sebal!

Apapun yang terjadi tetaplah bernafas Hahhh aku menghela nafas panjang, sangattttt panjang. Akhir-akhir ini overthinking menjadi rutinitas sehari-hari. Entah sudah berapa banyak pikiranku buka cabang. Bangun tidur mikir, mau mandi mikir, sebelum tidur mikir bahkan sampe ga bisa tidur. KAPAN SIH PANDEMI INI BAKAL BERAKHIR?! Sebenernya sudah sangat berusaha menghibur diri sampe akhirnya cape sendiri. … Lanjutkan membaca Virus yang Bikin Sebal!

Langit dan Rindu

Langit, selalu melahirkan banyak kata sifat. Rindu, satu diantaranya. Kata orang, rindu itu obatnya cuma temu. Betul sih, namun bagiku temu kerap melahirkan rindu-rindu baru yang tak berkesudahan. kalau menurutmu, rindu itu apa? Oh, iya. Saat menatap langit, seringkali aku menerka, bagaimana hidup kedepannya? Apakah kita akan tetap saling menyapa? Bertatap? Atau malah kemudian bertentang? … Lanjutkan membaca Langit dan Rindu

Dan Jogja, Akhirnya Kita Bertemu!

dan Ku percaya selalu ada sesuatu di Jogja... Haaaaa sebenarnya sudah lama aku ingin bercerita tentang ini padamu, namun sedihnya.. kemampuan menulisku akhir-akhir ini sedikit memudar semenjak kepergiannya.. Hash lupakan, bukan itu yang ingin ku ceritakan. Jogja.. Kalau aku sebutkan kota itu lantas apa yang terbesit dibenakmu? Kalau aku siii.. Lampu kota yang berjejer sepanjang … Lanjutkan membaca Dan Jogja, Akhirnya Kita Bertemu!

Selamat Hari Ranggi!

Entah sudah anak tangga ke berapa yang kujejaki, dengan napas tersengal hatiku tak berhenti mengumpat. Sebal! Manusia macam apa yang tega memproduksi asap sedemikian banyaknya disaat asap sedang ramai-ramainya berkerumun di kota ini. Aku membuka kunci kamar dengan segera, meletakkan tas dan merebahkan segala lelah di tubuh. Menatap langit-langit untuk meredakan rasa marah yang entah … Lanjutkan membaca Selamat Hari Ranggi!

Lagi.

Teruntuk penyair yang bermukim di kepalaku. Apa kabar? Apa tidak bosan buatku khawatir perihal kabarmu? Herannya, kau suka sekali berlari di pikiranku bahkan disela sibukku. Ya, meski hanya sebatas terka, ku harap kau akan selalu baik-baik saja. Tanpa kabar, ku harap kau masih menyimpan debar. Dari kejauhan doaku akan terus menujumu. Semoga kau akan dan … Lanjutkan membaca Lagi.