Babak Belur

Katamu, aku ialah rumah

Nyatanya, hanya jadi tempat bersinggah

Saat kau lelah

Resah

Dan gundah

Pada seseorang yang kau sebut kekasih.

Perih

Suaraku makin lirih

Jika rumah tanpa arti

Akankah lebih baik jika pergi?

Agar tiada satu pun tersakiti

Katamu, rindu padaku tak terukur

Kehadiranku buatmu bersyukur

Nyatanya, hanya bualan yang buatku melantur

Rinduku

Lacur

Babak Belur.

Pecinta Bintang,

Indralaya, 20 Agustus 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s