Percobaan Merelakan

Hingga malam tiba, kau tak jua datang.
Barangkali kau memang tidak ingin pulang, aku saja yang terlalu membiarkan harap berkembang.

Maaf, ya. Sudah terlanjur melibatkanmu dengan perasaan yang rumit ini. Jatuh dan bangun dengan sendirinya, namun masih saja memimpikan suatu hari kau bersedia untuk jatuh dan bangun bersama.

Terima kasih sudah menghargai perasaan konyolku sejauh ini. Sekarang kau boleh pergi, tanpa harus tidak enak hati. Sekarang kau boleh melanjutkan perjalanan mencari arah, tanpa harus berpura-pura.

Aku mulai coba merela, meski tahu akan sangat susah.

Pencinta Bintang,
7 Juli 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s